09.00 - 21.00
0822 9990 2013
0822 9990 2013
0822 9990 2013

bpd@betawipunyedistro.com
( pcs)
GambarBarangjmlBeratTotal
keranjang belanja anda kosong
00,00Rp 0
Menu

Ada Souvenir Khas Jakarta di Betawi Punye Distro

Tuesday, February 27th 2018.

Betawi-Punye-Distro

Jakarta Review – Jika anda warga Jakarta atau orang daerah yang biasa datang dan beraktifitas di Jakarta kini anda tak akan kesulitan lagi mencari souvenir khas Jakarta. Souvenir dalam bentuk kaos, gantungan kunci, pin ataupun mug, semuanya kini tersedia di Betawi Punye Distro, sebuah gerai souvenir dan oleh-oleh khas Jakarta yang didirikan oleh anak muda asli Betawi bernama Ahmad Dahlan bersama beberapa rekannya.

Berlokasi di Jalan Kebon Kosong Raya No F 70 Kemayoran Jakarta Pusat, gerai Betawi Punye Distro berobsesi menjadi ikon souvenir khas Jakarta layaknya Dagadu khas Jogjakarta dan Joger khas Bali.

Sarjana Teknik Sipil Universitas Bung Karno ini mengatakan Betawi Punye Distro menjual kaos  dan souvenir lain yang berhubungan dengan sejarah dan budaya Betawi atau Jakarta. Harapannya Betawi Punye Distro ini bisa menjadi destinasi oleh oleh khas Jakarta, sehingga para wisatawan dari dalam dan luar negeri tidak kesulitan dalam mencari oleh oleh atau souvenir Jakarta.

“Kami ingin warga Jakarta dan turis lokal bahkan turis mancanegera yang singgah tidak kesulitan lagi mencari oleh-oleh dan souvenir khas Jakarta,” ujar lelaki kelahiran Jakarta 24 November 1980 silam ini.

Yang menarik beragam kaus yang dipajang di distro ini punya desain yang unik dan khas dan sulit ditemukan ditemukan di tempat lain. Misalnya, ada kaus yang bergambar dan bertuliskan minuman khas Betawi, yaitu Bir Pletok, makanan khas Betawi Kerak Telor, legenda Betawi si Pitung dan tokoh legenda pelawak Betawi, Benyamin Sueb. Selain itu ada pula kaos polo bertuliskan kata-kata parodi. Semisal t-shirt polo bertuliskan: ‘Jaga Adat Betawi’. Kata-kata itu plesetan dari ‘Turn Back Crime’. Semua desain unik tersebut dikemas dengan bahan kaos pilihan.

“Sejak berdiri di tahun 2013 lalu, sudah 50 desain kaos kita luncurkan. Khusus tema kerak telor malahan sudah sampai desain yang ketiga. Ini untuk menghindari kebosanan karena kami menghindari model yang sama,” jelasnya.

Semua jenis kaos tersebut dibanderol dengan harga mulai Rp.50.000 – Rp150.000. Sementara rata-rata kausnya dijual dengan harga Rp120.000 untuk semua jenis ukuran mulai dari S,M,L,XL dan XXL.

“Untuk harga yang Rp50.000 adalah kaos anak-anak sementara kaos polo kita jual Rp150.000 sisanya harga kaosnya dijual seharga Rp120.000 an,” tutur Sarjana Teknik Sipil Universitas Bung Karno tahun 1999 ini.

Dari sisi harga, Dahlan tak menampik kalau produk kaosnya dikatakan sebagai produk premium. Pasalnya selain menjual desain yang unik dan nggak kampungan, bahan yang digunakan merupakan bahan pilihan dengan sablon yang berkualitas.

“Kami ingin produk souvenir khas betawi dikenal sebagai produk yang berkualitas dan nggak murahan dan Alhamdulillah responnya bagus. Setiap hari ada saja orang yang datang ke gerai kami atau pesan melalui jalur online,” cetusnya.

Karena sudah zamannya online dan media social (medsos), Betawi Punye Distro pun tak mau ketinggalan ikut menggunakan jalur pemasaran ini. Facebook, Instagram dan jalur pemasaran online seperti bukalapak pun digunakan sebagai saluran pemasaran. Hasilnya cukup lumayan  setiap bulannya tak kurang 60-100 pcs kaos terjual melalui jalur online.

Tak hanya online, Betawi Punye Distro juga memiliki toko sendiri di Kemayoran , stand khusus di Sarinah Thamrin, Cilandak Town Square (Citos) dan Dekranasda Provinsi DKI. Namun dengan alasan tak perlu membayar sewa dan SPG, kini jalur pemasaran online lebih banyak dipilih ketimbang titik penjualan yang statis. Apalagi kontribusi penjualan dari online saat ini  mencapai 80 persen.

????????????????????????????????????

Dalam memperkenalkan produknya kepada khalayak luas, Betawi Punye Distro juga rajin ikut pameran dan Bazar. Beberapa pameran dan bazaar yang digelar oleh Pemerintah Provinsi DKI ataupun swasta seperti Pekan Raya Jakarta (PRJ) rutin diikuti. Selain itu juga acara komunitas betawi yang banyak digelar di Jakarta.

“Jangan salah keberanian untuk menekuni bisnis ini juga dipicu oleh keberhasilan kami pada saat membuka stand di acara Festival Palang Pintu yang rutin diselanggarakan di Kemang,” ujar Dahlan.

Untuk acara PRJ yang sebentar lagi akan digelar, kami juga kembali akan ikut serta. Apalagi hasil penjualan di ajang pameran bisnis terbesar se Indonesia tersebut sangat memuaskan.

“Di ajang pameran tahunan yang digelar selama sebulan tersebut, produk kami bisa terjual hingga 1000 pcs,” tukasnya.

Pihak Pemerintah Provinsi terutama Lurah Kemayoran Bangun Manalu lanjut Dahlan juga banyak membantu memfasilitasi kami untuk membuka stand khusus di berbagai acara yang digelar oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Misalnya acara bazar di Kelurahan, Kecamatan hingga Walikota Jakarta Pusat bahkan provinsi. Buntutnya kami sekarang menjadi binaan dari Dekranasda Provinsi DKI Jakarta dan diberikan stand khusus di gerai milik Dekranasda DKI.

Tak hanya itu rutinitas mengisi pameran dan bazar Pemprov DKI juga membuat kami dikenal oleh Ormas Bamus Betawi. Apalagi telah lahir Perda Nomor 229 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Pelestarian Kebudayaan Betawi serta Pergub Nomor 11 Tahun 2017 tentang Ikon Budaya Betawi.

“Saat ini mereka sedang menjajaki untuk menggelar produk kami di Betawi Store di Lenggang Jakarta Monas dan Hotel Grand Cempaka Bisnis Jakarta untuk mengenalkan produk kami lebih meluas lagi,”tandasnya.

Kedua beleid tersebut lanjut Dahlan melahirkan peluang bagi kami untuk bersinergi dengan Bamus Betawi. Pasalnya mereka tentu akan mencari pengrajin souvenir khas betawi yang produknya berkualitas untuk mengangkat citra betawi. Sementara buat kami ini peluang sekaligus tantangan. Peluang karena akses pemasaran lebih terbuka lagi sementara tantangannya kami harus memastikan hanya menghasilkan produk yang berkualitas.

Karena itu lanjut Dahlan masih memanfaatkan momentum beleid pelestarian budaya betawi tersebut, Betawi Punye Distro juga kini mulai merambah produk baru dengan menciptakan miniatur patung ondel-ondel. Ondel-ondel dipilih mewakili salah satu ikon budaya betawi yang telah banyak dikenal. Patung-patung ondel-ondel yang terbuat dari bahan baku kayu tersebut dibuat dalam berbagai ukuran.

Produk patung ondel-ondel ini melengkapi produk souvenir lainnya yang sebelumnya telah diporduksi seperti gantungan kunci, pin dan mug. Selama ini kami sudah menemukan beberapa pengrajin yang memproduksi patung ondel-ondel. Namun kami lihat hasilnya kurang memuaskan. Alhamdulillah kami sudah menemukan pengrajin yang khusus dan bahan baku yang pas untuk bisa memproduksi produk ini secara masal namun tetap berkualitas.

“Kami nggak ingin menghapus kesan bahwa produk souvenir khas betawi kualitasnya murahan dengan menciptakan produk yang berkelas,” terangnya.

Lebih lanjut Dahlan menambahkan untuk mendorong percepatan beleid pelestarian budaya betawi tersebut, kini dirinya juga aktif menggalang komunikasi dengan sesama komunitas pengrajin barang kesenian khas betawi.

“Kami sadar, untuk berjuang mengangkat marwah souvenir khas betawi, kami nggak bisa sendirian. Dan Alhamdulillah belum lama ini komunitas pengrajin tersebut telah terbentuk,” pungkasnya. (win)

Sumber : http://jakrev.com

Rp 90.000
Rp 90.000
Rp 90.000
Rp 90.000
Rp 90.000
Rp 90.000